Saudara muslimku
yang dicintai Allah...
Bulan Ramadan
adalah tamu agung kita. Ia datang bertandang kepada kita seraya memuji Allah,
dalam kondisi yang prima dan sejahtera. Maka hormatilah kehadirannya dengan
penghormatan terbaik berupa pemaksimalan kita dalam ibadah shaum, qiyam,
i’tikaf di rumah-rumah Allah, serta aktifitas mengkaji dan mempelajari kitabullah.
Muliakanlah tamu
agung kita dengan seluruh amal saleh kita. Dan marilah memanajemen keadaan kita
agar aktifitas dunia, harta kekayaan dan anak-anak kita tidak menyebabkan kita
lalai, teledor dan tidak mengindahkan waktu demi waktu Ramadan untuk melakukan
ketaatan demi ketaatan.
Saudara muslimku
yang dicintai Allah...
Sungguh andai
kita merenungkan tiga ayat alquran yang Allah turunkan untuk kita, tentu sudah
teramat sangat cukup sebagai bahan nasehat dan pelajaran. Allah berfirman;
“Wahai
orang-orang yang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikanmu dari
mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah
orang-orang yang merugi. (QS. 63: 9). Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang
telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di
antaramu; lalu ia berkata: ‘Ya Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan
(kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan
aku termasuk orang-orang yang saleh?’. (QS. 63: 10). Dan Allah sekali-kali
tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu
kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 63: 11).”
Saudara muslimku
yang dicintai Allah...
Sejatinya, uraian
singkat di atas adalah dalam rangka menegur diriku sendiri. Barangkali, ini
salah satu caraku menasehati hati. Memecut semangat diri. Andai ada nasehat
yang berarti, tentu tak akan rugi jika kita saling berbagi.
‘ala kulli hal,
semoga Allah membantu
kita dalam setiap upaya kita memaksimalkan diri mengisi waktu demi waktu
ramadan ini dengan ketaatan demi ketaatan. Semoga Allah selalu menjaga kita
dalam meniti jalanNya. Jalan yang diridaiNya. Jalan yang dianugerahkan kepada orang-orang
saleh, para nabi dan rasulNya. Semoga Allah selalu menolong kita, agar tidak
terlena pada hal-hal yang melalaikan kita dari menaatiNya. Semoga Allah
memudahkan kita dalam berbuat taat padaNya. Semoga Allah menetapkan kita,
hingga akhir hayat kita, sebagai hambaNya yang saleh, layak meraih ridaNya dan
Allah rida pada kita. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadiw wa’ala
alihi wa shahbihi wa man tabi’ahu bi ihsanin ila yaumiddin... Amin...
Terima kasih
telah turut berdoa,
Pondok Melati,
03-Juni 2017.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar